Selamat Datang di Website Resmi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan - Kabupaten Aceh Selatan
Selasa , 11 Agustus 2020 | 10: 36 PM
Home / Galeri / 2018 / Sidang Munaqasyah Jurusan Pendidikan Agama Islam

Sidang Munaqasyah Jurusan Pendidikan Agama Islam

STAI Tapaktuan-   Rabu 01 Agustus 2018 Empat orang Mahasiswa STAI Tapaktuan Jurusan Pendidikan Agama Islam Tapaktuan melaksanakan ujian Munaqasyah Skripsi.

  1. Meva Rosita: Efektivitas Penggunaan Media Gambar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Fiqh Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Selatan.
  2. Rauzaton Miria: Penggunaan Metode Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Dan Keterampilan Proses Siswa Kelas VIII SMPN. 1 Pasie Raja Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.
  3. Uswatul Naila: Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Di SMAN 2 Samadua.
  4. Defia Jelita: Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik Yang Menggunakan Metode Role Playing Dengan Metode Ceramah Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Materi Taat, Ikhlas, Khauf Dan Taubat Di Kelas VII3 MTsN 3 Aceh Selatan.

Saat Sidang Munaqasyah Skripsi Mahasiswa di dampingi oleh Dosen Pembimbingnya yang turut hadir menyaksikan pertanggungjawaban hasil Penelitian Mahasiswanya sekaligus Bimbingannya. Begitu Pula Orang Tua Mahasiswa juga hadir dalam Ruang sidang guna memberi Motivasi serta Semangat untuk Anak-Anaknya.

Rauzaton Miria merupakan salah Seorang Mahasiswa STAI Tapaktuan yang berasal dari Desa Ladang Tuha Kecamatan Pasie Raja  melakukan penelitian di sekolah asalnya dulu yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pasie Raja dengan mengangkat Judul “Penggunaan Metode Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Dan Keterampilan Proses Siswa Kelas VIII SMPN. 1 Pasie Raja Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”

Saat dipersilahkan mempresentasikan hasil penelitian di depan Dewan Penguji dengan menggunakan powerpoint Rauzaton menyampaikan bahwa selama ini yang sering di gunakan oleh seorang guru dalam memberi materi adalah menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan banyak metode lain yang ternyata kurang efektive dilihat dari hasil dan ketrampilan siswa, namun  Metode Group Investigation yang dilakukan dari sampel kelas ternyata memiliki hasil yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Pimpinan Sidang yang di pimpin oleh Ketua STAI Tapaktuan sangat mengapresiasi terhadap Mahasiswa nya yang mampu membuat penelitian seperti yang di harapkan, semoga apa yang menjadi penelitian ini dapat diterapkan nantinya. (SS)

About adminweb

Check Also

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa

STAI TAPAKTUAN- Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (LKM-TD) dengan tema “Penguatan Lembaga Organisasi Kemahasiswaan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *